DAMPAK VIRUS CORONA, DIREKSI UPK SYARIAH TUJUAH SARUMPUN PANGKAS 50% ANGSURAN NASABAH

DAMPAK VIRUS CORONA, DIREKSI UPK SYARIAH TUJUAH SARUMPUN PANGKAS 50% ANGSURAN NASABAH

Menyikapi perkembangan & dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh wabah Corona Virus ( Covid 19), pengurus BKAN & UPK Syariah Kec. Ampek Angkek melaksanakan Rakor Terbatas secara khusus membahas langkah antisipasi dan menyusun paket kebijakan strategis yang akan berguna bagi perlindungan seluruh nasabah masyarakat penerima pembiayaan dari UPK Syariah. Dalam rakor tersebut beberapa hal penting menjadi bahan pertimbangan diantaranya ;
1. Dampak pandemic Penyebaran wabah Covid 19 menyentuh seluruh aspek usaha masyarakat tak terkecuali sektor jasa keuangan, pekerja informal dan harian.
2. Mempertimbangkan Peraturan OJK Nomor : 11/POJK.03/2020 dan Surat Edaran OJK Nomor S-9/D.05/2020 tentang kebijakan contercyclical dampak penyebaran coronavirus Disease (Covid 19) bagi perusahaan pembiayaan di Industri Keuangan NonBank (IKNB) untuk menjaga stabilitas sektor keuangan. Yang pada intinya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran bagi Industri Keuangan NonBank guna menghadapi dampak pandemi Corona virus.
3. Adanya masukan dan saran dari berbagai pihak termasuk Permohonan dari kelompok SPP. Maka perlu disikapi secara cermat, terukur dan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan ekses negatif ditengah masyarakat.
4. Beberapa waktu kedepan merupakan momentum peningkatan beban biaya rumah tangga memasuki bulan suci ramadhan, idul fitri dan tahun ajaran baru.
5. Operational cost dan kemampuan memenuhi beban operasional tersebut.
Atas dasar beberapa pertimbangan diatas UPK Syariah Tujuah Sarumpun yang merupakan keberlanjutan ex program PNPM-MPd yang hari ini bertransformasi menjadi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) memberikan kebijakan relaksasi berupa pengurangan atau pemangkasan beban angsuran sebesar 50% bagi Nasabah sebagai stimulus kondisi krisis. Apa yang telah ditetapkan UPK Syariah Tujuah Sarumpun ini juga telah melalui berbagai analisis, proyeksi, dan kalkulasi yang cukup matang dengan beberapa tahapan diskusi dengan para Direksi dan jajaran Komisaris (Pengurus BKAN), tentunya solusi yang diambil ini juga sangat mengedepankan prinsip Syariah yaitu keadilan, keseimbangan, kesetiakawanan, dan kemaslahatan, hingga kemudian disetujui oleh Kelembagaan Badan Kerjasama Antar Nagari (BKAN) Kecamatan Ampek Angkek.
Kebijakan relaksasi ini mulai diberlakukan untuk 3 bulan kedepan (April, Mei, dan Juni 2020), sambil terus mengikuti & memantau perkembangan situasi akibat wabah coronavirus. pada bulan Juli 2020 pembayaran angsuran sudah kembali normal seperti biasa. Direktur Utama UPK Syariah Tujuah Sarumpun Hanafi mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi seluruh dunia usaha, termasuk lembaga keuangan, nasabah dan masyarakat pelaku UMKM di Kecamatan Ampek Angkek, sehingga pada situasi saat ini dibutuhkan kebijakan khusus untuk Kelompok SPP (Simpan Pinjam Perempuan) berupa pengurangan beban pembayaran angsuran ke UPK Syariah Tujuah Sarumpun, dengan tetap menjaga keberlanjutan perekonomian ke depan, Rabu (01/04/2020).
Tidak hanya UPK Syariah, Koperasi LKM Syariah Baitussalam  yang berada di bawah pengelolaan Kelembagaan BKAN Ampek Angkek  juga melakukan hal yang sama terhadap para nasabah, yaitu dengan melakukan pengurangan beban angsuran sebesar 50% pada bulan April-Juni 2020, kemudian pada bulan Juli 2020 pembayaran Koperasi LKM Syariah juga normal seperti biasa.
Direksi UPK Syariah dan Koperasi Syariah Baitussalam juga membuat keputusan dengan menunda pencairan dana bagi kelompok dan individu yang telah mengajukan permohonan di UPK Syariah dan Koperasi Syariah.
InsyaAllah, Kelembagaan yang ada di BKAN Ampek Angkek akan terus bersama-sama dan mendukung Ibu-Ibu Kelompok SPP dan Nasabah  Koperasi LKM Syariah Baitussalam dalam menghadapi kondisi sulit saat ini. Dan juga diharapkan kepada para Nasabah untuk berkomitmen penuh terhadap pembiayaan di UPK Syariah dan Koperasi Syariah Baitussalam dan bekerjasama dengan baik setelah kebijakan ini berakhir pada bulan Juli 2020.
Selain itu Kelembagaan BKAN saat dikonfirmasi melalui Ketua BKAN Ampek Angkek Zulhendra menyatakan juga sedang menyiapkan Paket kebijakan jaring pengamanan sosial melalui Yayasan Bakti Nagari yang merupakan lembaga sosial dan kemanusiaan bentukan BKAN Ampek Angkek, yaitu berupa penyiapan paket sembako bersubsidi bagi nasabah & masyarakat yang terdampak, serta bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam penanganan pasien Corona Virus, kegiatan ini rencananya dianggarkan lebih kurang sebesar Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) dari alokasi dana sosial dan penghimpunan donasi dari para donatur  sehingga kelembagaan BKAN & UPK Syariah Ampek Angkek beserta unit-unit kerja yang dikelola betul- betul bisa dirasakan manfaatnya ditengah masyarakat, sebagaimana motto UPK Syariah "menebar manfaat memberi kemudahan". Semoga wabah dan ujian ini segera berlalu sehingga kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan seluruh sendi perekonomian akan kembali bangkit. (Rizka)

29 Sepember 2021 | 17:47 WIB : Program Pengembangan Desa Mitra, UNP Kembali Laksanakan Pelatihan di Pinjaik Patah Panampuang. 21 Juli 2021 | 10:28 WIB : Tahun ini, BKAN Kecamatan Ampek Angkek Kembali Fasilitasi Ibadah Qurban. 27 Juni 2021 | 06:16 WIB : Kembangkan Nagari Seni Budaya, Tim PPDM UNP Padang adakan Pelatihan Sulaman di Pinjaik Patah. 10 Juni 2021 | 18:27 WIB : Desa Mitra, UNP Padang Laksanakan Pelatihan AMT bagi Pengurus dan Pengelola BUMNag Nagari Panampuang. 11 Mei 2021 | 15:25 WIB : Jelang Lebaran, Ketua SPDN Sumbar Khairul Anwar Tan Rajo Berikan Bantuan ke Nagari Nagari..