Bersiap Go Public BKAN Ampek Angkek bentuk lembaga Investasi ( PT. Palanta Investama Tbk )

Bersiap Go Public BKAN Ampek Angkek bentuk lembaga Investasi ( PT. Palanta Investama Tbk )

Setelah sukses dengan beberapa inovasi dan terobosan yang telah dilakukan, Badan Kerjasama Antar Nagari/Desa (BKAN) Kecamatan Ampek Angkek kembali akan melakukan terobosan baru yaitu membentuk lembaga Investasi yang memungkinkan untuk bisa bekerjasama dengan berbagai pihak yang akan melakukan penanaman modal atau ikut berinvestasi dalam lembaga Investasi tersebut. Sebagaimana diketahui BKAN adalah lembaga pemberdayaan dan pembangunan partisipatif ditingkat Kecamatan yang secara khusus diatur oleh Undang-Undang dan peraturan turunannya. Secara personil kepengurusan dan keanggotaan diisi oleh seluruh pemangku kepentingan yang ada di setiap Nagari/Desa dalam satu Kecamatan dari beberapa unsur (Pemerintahan Nagari, LPMN, BAMUS, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Perempuan) dan juga diberikan kewenangan yang lebih luas, tidak hanya menjaga dan melestarikan aset dana bergulir yang dikelola oleh UPK tapi juga dapat bekerjasama dalam berbagai bidang yang lain, hal ini sesuai dengan yang diatur oleh PERMENDAGRI NO. 96 TAHUN 2017. 
BKAN secara kelembagaan lebih dipopulerkan oleh ex. Program PNPM-MPd di era pemerintahan sebelumnya, sebagai leading sektor yang mengatur distribusi program agar tidak terjadi konflik kepentingan antar masyarakat Nagari/Desa melalui Musyawarah Antar Nagari (MAN) dimana ini juga menjadi forum tertinggi dalam pengambilan seluruh keputusan, namun setelah proses pengakhiran program di akhir 2014 dan awal 2015 terjadilah kebingungan tentang bagaimana BKAN & UPK memastikan legal formal aset yang dikelola  termasuk juga sistem pengawasan dan evaluasi. Sampai hari ini juga belum ada petunjuk jelas mau dibawa kemana aset perguliran 11 Triliyun yang dikelola oleh lebih 5.000 UPK Kecamatan se - Indonesia. Bahkan dibeberapa Kecamatan menimbulkan potensi konflik kepentingan antar beberapa pihak yang ingin menangguk di air keruh atau berpotensi juga terjadi penyimpangan.
Ditengah kondisi yang ada BKAN Ampek Angkek mencoba membangun harapan dan melakukan berbagai terobosan dengan tema besarnya adalah  "Integrasi Sistem Pemberdayaan Terpadu" dalam makna bahwa BKAN Ampek Angkek bercita-cita menjadi arus utama seluruh proses pembangunan partisipatif dan program pemberdayaan di Tingkat Kecamatan bahkan dalam sekop yang lebih luas terutama dalam bidang pembangunan ekonomi masyarakat.
Ketua BKAN Ampek Angkek Zulhendra, S.HI sebagai seorang tokoh muda Ampek Angkek yang sangat prestatif, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa BKAN Ampek Angkek didesain untuk sebuah visi jangka panjang melalui "Renstra 2030" bahwa kita ingin menjadi lembaga Pemberdayaan Model tingkat nasional melalui tema besar "Integrasi Sistem Pemberdayaan Terpadu". Ada 4 Pilar Program Strategis : 1. Pusat Inovasi Bisnis & Investasi, 2. Layanan Inklusi Keuangan Syariah, 3. Pelatihan SDM, Consultant & Multimedia, dan 4. Layanan Program Sosial & Kemanusiaan. Semua program tersebut akan di Drive ke 7 lembaga Strategis dibawah tanggungjawab BKAN yaitu, UPK Syariah Tujuan Sarumpun & Koperasi LKM Syariah Baitussalam sebagai pusat layanan Syariah Financial Inclusion bagi masyarakat pelaku UMKM, Selanjutnya BUMNAG Bersama Sepakat Mandiri sebagai leading sektor program inovasi bisnis dalam konteks pengelolaan potensi antar nagari dalam rangka penguatan dan peningkatan kapasitas  perekonomian masyarakat agar mampu berkompetisi ditengah arus global, Kemudian Palanta Leadership Center (PLC) lembaga Trainning Motivasi & Consultant, ini adalah sebuah keniscayaan, karena tidak mungkin potensi SDA yang berlimpah akan dikelola oleh SDM yang tidak mumpuni, makanya melalui lembaga pelatihan ini tertumpang sebuah harapan akan hadir SDM unggul yang akan menjadi penerus sebuah mimpi dimasa depan, berikutnya ada Yayasan Bakti Nagari juga merupakan ikhtiar BKAN untuk mampu berbuat lebih banyak lagi bagi program sosial dan kemanusiaan ditengah potensi musibah dan bencana yang tidak terduga. dengan dibentuknya sebuah yayasan maka potensi daya dukung materi akan bisa diupayakan melalui pihak eksternal terutama hibah pemerintah, Kemitraan Pihak Ketiga, dan menghimpun donasi dari para donatur, dengan Yayasan ini juga BKAN Ampek Angkek memiliki mimpi untuk bisa mendirikan Rumah Sakit atau Klinik pengobatan gratis bagi masyarakat, Ada Rumah Singgah, Program Satu Nagari Satu Rumah Tahfidz dan Rumah Baca, bahkan punya Sekolah atau Kampus gratis bagi masyarakat yang kurang mampu, kemudian juga ada Asuransi Syariah Al Kautsar yang dikelola secara mandiri untuk memback-up seluruh pembiayaan yang diberikan melalui UPK Syariah maupun Koperasi Syariah, ketimbang bekerja sama dengan asuransi eksternal tentu akan ada potensi aset masyarakat yang akan terbuang percuma. Selanjutnya dibidang Multimedia yang diharapkan akan berperan mengokohkan peran dan kontribusi nyata BKAN dimata public dibentuklah sebuah Website Palantanews.com dan Radio PalantaFM, selain sebagai media informasi dan publikasi kegiatan juga berfungsi sebagai digital market (pasar digital) bagi berbagai produk yang ada dimasyarakat, dimana hal ini juga tidak dapat dihindari bahwa perilaku pembeli hari ini cenderung beralih ke digital market. Terakhir BKAN Ampek Angkek melakukan sebuah terobosan strategis dengan membentuk lembaga Investasi yaitu PT. Palanta Investama, Tbk, dimana lembaga Investasi ini memungkinkan untuk bisa bekerjasama dengan berbagai pihak terutama para pemilik modal yang memiliki aset cenderung tidak produktif di rekening Bank. Hari ini kita sedang mematangkan seluruh mekanisme dan prosedur lembaga Investasi tersebut untuk bisa segera launching dan memulai kegiatan, sebagai gambaran awal bahwa Akan ada penyertaan modal dengan sistem penjualan saham ( 1 lembar = 100.000) kemudian akan diterbitkan sertifikat saham sesuai dengan standar tertentu yang akan dipegang oleh setiap pemilik saham dengan ketentuan dividen ( Bagi Hasil) 55% ( lembaga pengelola) : 45% (Pemilik Saham). Dan tentu pengelolaannya akan sangat sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, untuk perdana saham akan diambil oleh internal kelembagaan BKAN yang berjumlah 30 orang kemudian Anggota Kelompok SPP yang lebih dari 1.500 orang, kalau masing-masing mengambil 5 lembar saham saja (1.530 x 500.000 = 765.000.000) ada potensi dana yang cukup besar yang bisa dikelola oleh lembaga Investasi tersebut. Beberapa waktu kedepan kita juga sedang menyiapkan visibility studi ( studi kelayakan) bisnis plan yang akan dijalankan, salah satunya untuk tahap awal menyesuaikan dengan kondisi penyikapan peluang ditengah wabah covid-19, membuka layanan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat dengan mendirikan swalayan, yang telah disepakati namanya yaitu Palanta Store dengan layanan pembelian langsung atau delivery order. Dan akan terus merambah ke beberapa bisnis yang lain seperti Bidang Properti, Peternakan & Pertanian, Penyewaan alat-alat produksi, Pengelolaan Sumber Energi ( Distributor Gas & Pom Bensin) dan beberapa potensi bisnis lain yang sedang dilakukan pengkajian strategis oleh Tim yang ditugaskan untuk itu. Disisi lain dampak dari pengembangan ini adalah semakin banyak SDM di Nagari yang akan terberdayakan, demikian Ketua BKAN Ampek Angkek mengakhiri penjelasannya.
Dilihat dari capaian BKAN Ampek Angkek hari ini bisa dilihat dari sisi soliditas internal adanya rasa kebersamaan yang tinggi, saling mendukung dan berlomba untuk memberikan kontribusi terbaik dan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat serta keterbukaan cara berfikir para pengelolanya, sehingga terus merasa harus banyak belajar dan berdiskusi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa terobosan yang diambil berjalan sesuai dengan harapan. Sebagaimana sebuah kata bijak bahwa "jangan takut untuk sebuah perubahan, karena bisa jadi kita kehilangan sesuatu yang baik, tapi pastinya kita akan memperoleh yang lebih baik". Semoga BKAN Ampek Angkek dengan segenap inovasi yang telah dilakukan mampu menginspirasi bagi yang lain untuk bisa melakukan terobosan yang sama, karena kehadiran sebuah entitas itu akan diukur dari seberapa besar nilai manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat luas, bukan karena posisi ataupun materi yang didapatkan. (Fitri)

29 Sepember 2021 | 17:47 WIB : Program Pengembangan Desa Mitra, UNP Kembali Laksanakan Pelatihan di Pinjaik Patah Panampuang. 21 Juli 2021 | 10:28 WIB : Tahun ini, BKAN Kecamatan Ampek Angkek Kembali Fasilitasi Ibadah Qurban. 27 Juni 2021 | 06:16 WIB : Kembangkan Nagari Seni Budaya, Tim PPDM UNP Padang adakan Pelatihan Sulaman di Pinjaik Patah. 10 Juni 2021 | 18:27 WIB : Desa Mitra, UNP Padang Laksanakan Pelatihan AMT bagi Pengurus dan Pengelola BUMNag Nagari Panampuang. 11 Mei 2021 | 15:25 WIB : Jelang Lebaran, Ketua SPDN Sumbar Khairul Anwar Tan Rajo Berikan Bantuan ke Nagari Nagari..